• AUDIT LAG : CORPORATE GOVERNANCE & AUDITOR FACTOR

    Pengujian Audit Report Lag pada Industri Pertambangan Indonesia Melalui Mekanisme Corporate Governance (Dewan Komisaris dan Komite Audit) dan Faktor Terkait Auditor

    Tekonologi Informasi yang kini telah berkembang pesat menjadi suatu peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing. Perkembangan teknologi informasi menjadi pendorong bagi investor untuk menggali informasi pasar yang dapat diakses dengan bebas untuk mendukung keputusan investasi. Perusahaan memiliki kesempatan yang besar untuk menunjukan kinerjanya melalui publikasi laporan keuangan pada masyarakat. Dari sisi investor maupun kreditor, informasi akuntansi maupun non akuntansi perusahaan merupakan salah satu kebutuhan penting yang harus dipenuhi dalam melakukan pertimbangan investasi. Dari situlah muncul tuntutan pada perusahaan untuk secara tepat waktu menerbitkan laporan tahunan bisnis perusahaan. Ketepatan waktu bukanlah satu satunya unsur yang harus diperhatikan oleh perusahaan namun juga kandungan informasi serta kualitas informasi yang diterbitkan perusahaan untuk masyarakat maka dari itulah dibutuhkan proses audit.

    Proses audit ditujukan untuk meningkatkan value dari sebuah pernyataan manajamen sehingga apa yang dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan dapat dipercaya dan disajikan secara wajar. Dengan adanya tambahan proses audit terhadap laporan keuangan perusahaan tentunya akan membuat waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menerbitkan laporan tahunan menjadi semakin lama. Di lain pihak periode penerbitan informasi yang diaudit akan mempengaruhi respon pasar terhadap laba akuntansi yang di umumkan perusahaan (paramita:2014). Untuk mendapatkan respon pasar yang positif maka beberapa penelitian dilakukan untuk menguji faktor yang dapat mempengaruhi respon pasar yaitu salah satunya adalah kualitas auditor (Sri Mulyani:2003). Dengan kualitas audit yang baik maka tidak mustahil auditor dapat melakukan proses audit dari mulai perikatan hingga pemberian opini atas laporan keuangan dalam waktu yang singkat sehingga membantu perusahaan lebih cepat dalam menerbitkan laporan keuangan. Durasi waktu atau lamanya waktu penyelesaian audit yang diukur dari tanggal penutupan tahun buku/akhir tahun fiskal hingga tanggal diterbitkannya laporan keuangan auditan disebut sebagai audit lag. [Read More…]

  • Managing Information Technology (7th Edition) : Resume Chapter 5 Corporate System

    SISTEM PERUSAHAAN

    KONSEP KRITIS

    Batch Processing versus Online Processing

    Dalam penggunaan apliksi komputer terdapat batch processing dan online processing,dimana online processing merupakan pengembangan dari batch processing yang memiliki problem utama yaitu waktu pengolahahn yang tertunda karena master file diupate hanya di awal kerja,sehingga untuk menghindarinya dikembangkan online processing yang interaktif karena komputer memberikan respon ke pengguna sangat cepat. Tetapi masih ada beberapa inline sistemkarenamenyediakan entri data secara onlinetapi pengolahan transaksi yang sebenarnya ditangguhkan sampaibatch transaksi telah terakumulasi.

    Sistem Informasi Fungsional/Functional Information Systems

    Sistem informasi terdiri dari beberapa subsistem, setiap informasi menyediakan berbagai tugas dalam fungsi. Setiap subsistem fungsional terdiri dari beberapa sub sistem yang saling berkaitan. Sebagai contoh, sistem informasi produksi terdapat subsistem yang saling terkait untuk peramalan penjualan, produksiperencanaan, penjadwalan produksi, kebutuhan bahan perencanaan (MRP), kebutuhan kapasitas perencanaan, personil persyaratan perencanaan, pembelian bahan, dan persediaan.

    Sistem informasi pemasaran mencakup subsistem untuk promosi dan iklan, pengembangan produk baru,peramalan penjualan, perencanaan produk, harga produk, riset pasar, dan informasi penjualan. akuntansi sistem informasi,dimana sistem fungsional akan mencakup versi komputerisasi dari seluruh jurnal dan buku besar sistem, ditambah biaya atau akuntansi tanggung jawab sistem dan sistem pelaporan keuangan untuk mempersiapkan laporan untuk pemegang saham dan kelompok eksternal lainnya.

    Sistem Integrasi Vertikal / Vertical Integration of Systems

    Suatu sistem yang melayani lebih dari satu vertikal tingkat dalam sebuah organisasi atau industri disebut sistem informasi vertikal yang terintegrasi. Misalnya dalam satu perusahaan, sistem informasi penjualan terintegrasi secara vertikal pada data penjualan awal dan menghasilkan faktur, meringkasdata secara mingguan untuk digunakan oleh manajer menengah, penjualan barang secara produktifdan tidak produktif (bertindak sebagai sistem pendukung keputusan) dan selanjutnya menganalisis data ini untuk tren jangka panjang yang digunakan oleh manajer puncak dalam menentukan strategiarah (bertindak sebagai sistem informasi eksekutif).

    Distributed Systems/SistemDistribusi

    Sistem distribusidisebut data distribusipengolahan, mengacu pada cara peralihan dariaplikasi tradisional seperti pemrosesan transaksiatau sistem pendukung keputusan. Dengan sistem terdistribusi,kekuatan pemrosesan didistribusikan ke beberapa situs yangkemudian disatukan melalui jalur telekomunikasi. [Read More…]

  • Studi Kasus IMT Custome Machine Company, Inc (CMCI) dan Kasus VoIP2.biz, Inc.

    Kasus IMT Custome Machine Company, Inc (CMCI)

    IMT merupakan perusahaan manufaktur mesin dengan 3 Plant Prabik yang berada di Forth Wayne dan Chicago. Pada era pertengehan 1970 terjadi penurunan permintaan akan mesin akibat dari lambatnya pertumbuhan negara maju yang mempengaruhi industri manufaktur. Hal ini menyebabkan CMCI mengalami kelebihan produksi yang berpeluang pada kerugian perusahaan. Pesaing CMCI yaitu WILMEC pada tahun 1990 menanggapi fenomena ini dengan diversifikasi produksinya yaitu tidak hanya fokus pada mesin industri namun juga mesin teknik dan mesin manufaktur. Akhirnya kedua perusahaan tersebut bergabung dan melahirkan IMT.

    June R. Page seorang VP CMCI tidak secara aktif memanfaatkan IS di IMT dan menggunakan Komputer sebatas untuk menyusun agenda, browsing dan penyusunan laporan. Page memberikan tugas dan wewenang kepada charles browing untuk menangani sistem informasi di Forth Wayne yang kemudian dibuat 2 grup meliputi engineer system dan management information system. Mulanya pada tahun 1999 CMCI menggunakan sistem berbasis mainframe untuk masing masing PC yang digunakan pegawai dalam setiap pekerjaannya. Selanjutnya pada 2001 berevoluis menjadi Computer Aided Design (CAD). CMCI pada saat itu juga menggunakan IBM AS/400 untuk mengelolaan sistem engineer secara umum. Dengan menggunakan main frame IBM CAD kapas CPU yang digunakan mencapai 65%. Karena masih terdapat sisa penyimpanan data yang tidak dipakai maka CMCI membuat kebijakan bagi siapapun yang memerlukan PC maka dapat memperolehnya dari perusahaan tanpa mempertimbangkan sisi finansial. %. Karena masih terdapat sisa penyimpanan data yang tidak dipakai maka CMCI membuat kebijakan bagi siapapun yang memerlukan PC maka dapat memperolehnya dari perusahaan tanpa mempertimbangkan sisi finansial. Pada tahun 2002 CMCI mulai beralih dari mainframe menuju workstation dengan menggunakan IBM sebanyak 6 workstation. Menurut Browning hasil dari penerapan sistem workstation, work around dan usaha yang keras akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Sehingga berdasarkan temuannya Browning ingin melanjutkan pengembangan sistem informasi tersebut namun terkendala pada pertanyaan dimana support engineer akan diposisikan. Jika mereka diposisikan pada Grup Support Sistem Engineer maka mereka akan memiliki otorisasi yang kuat. Jika diposisikan di Product Line maka permasalahan feedback dari sistem akan lebih cepat diatasi. Jika diposisikan pada Grup MIS mereka bisa mengakses seluruh komputer perusahaan dan dapat membantu mengtintegrasikan aplikasi perusahaan. [Read More…]

  • Sumber Daya Data (Data Resource)

    Sumber Daya Data         

    Data merupakan sumberdaya perusahaan, yang kebanyakan disimpan secara elektronik. Sumber Daya data merupakan kumpulan fakta dan informasi mengenai organisasi yang dikumpulkan pada saat operasi bisnis berjalan dalam rangka untuk menghubungkan bisnis di semua tingkatan organisasi.

    Sebuah data dikatan sebagai Aset hanya jika data tersebut memiliki value dan dapat dipahami. Usaha untuk mengelola data organisasi merupakan kewajiban manajer.

    Pentingnya Mengelola Data:

    • Meminimalisir Biaya Penyusunan Laporan Keuangan
    • Mengantisipasi jika data kritis perusahaan rusak.
    • Mengantisipasi pencurian data data perusahaan dan mengidentifikasi fraud pada transaksi bisnis perusahaan
    • Mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsolidasi data perusahaan
    • Menentukan Data Data yang pantas untuk disimpan dalam perusahaan
    • Mengetahui kontak seluruh pelanggan dan prioritas pelanggan yang menguntungkan perusahaan

    Kunci sukses Walmart adalah ketersediaan data baik dengan membeli data atau menyimpan sendiri serta kemampuan untuk melihat pola dalam data. [Read More…]

  • ETIKA BERBISNIS : BISNIS SEBAGAI DILEMA ARENA MORAL & KAJIAN EKONOMI KLASIK

    Lalu dari mana datangnya gambar bisnis sebagai pengeksploitasi kejamnya karyawan, pemasok yang barang-barang murah yang pembeli harus berhati-hati? Bisnis tidak dianggap sebagai penjahat di Amerika Serikat sampai abad kesembilan belas – usia perseroan terbatas, industri revolusi, dan peradaban pabrik. Kita sekarang beralih ke korporasi dan dilema etika yang mengelilingi operasinya.

    Sifat korporasi

    Sebuah perusahaan nirlaba adalah perusahaan yang dibiayai oleh investor untuk tujuan membuat lebih banyak uang, mendapatkan pengembalian investasi (ROI) sebesar atau lebih besar dari yang mereka bisa mendapatkan di lain peruntukan uang mereka. Setiap individu atau kelompok dapat membawa pada bisnis. Secara historis, perusahaan telah disewa oleh negara, dan diberikan oleh negara hak istimewa terbatas: yang anggota korporasi (investor) yang secara finansial bertanggung jawab untuk utang perusahaan hanya sebatas investasi mereka.

    Korporasi di pasar bebas

    Negara-negara Eropa awal modern yang merkantilis. Artinya, diasumsikan bahwa semua transaksi ekonomi dalam perbatasan mereka harus dipantau untuk kepentingan publik, dan itu bagian dari hak prerogatif dan kewajiban negara untuk charter hanya mereka perusahaan yang akan melayani kepentingan nasional. Setelah Adam Smith, para pembela perdagangan bebas menunjukkan bahwa itu juga sepenuhnya tidak perlu. Biarkan orang membuat pengaturan ekonominya sendiri. Selanjutnya, dalam nama kebebasan, terutama kebebasan berserikat, harus ada tidak ada alasan mengapa setiap kelompok orang tidak harus dapat membentuk korporasi jika itu adalah apa yang mereka ingin lakukan.

    Tidak semua perusahaan yang dibentuk dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan. Amal, rumah sakit, dan universitas juga dimasukkan. Untuk saat ini, mari kita meninggalkan sektor non-profit sendiri dan berkonsentrasi pada “sektor swasta” perusahaan, dibentuk untuk tujuan tunggal uang kembali kepada investor, kebebasan untuk menjalankan usaha dan batasan tanggung jawab investor untuk memaksimalkan peluang keuntungan pribadi dan meminimalkan risiko pribadi. Kemudian mereka dapat bertanggung jawab secara moral – diminta untuk menghormati tugas moral (misalnya) membantu orang miskin atau mendukung seni, diperlukan untuk mengontrol emisi berbahaya dari pabrik bahkan melampaui tingkat yang diperlukan oleh hukum. [Read More…]

  • Sejarah ETIKA MENUJU ETIKA BISNIS

    PENDAHULUAN

    Pembahasan ini memberikan latar belakang umum untuk etika bisnis. Teori-teori yang menjadi rujukan adalah utilitarianisme dari Jeremy Bentham dan John Stuart Mill, formalisme Immanuel Kant, dan teori keadilan John Rawls. Di luar itu, kita akan merujuk pada kesempatan dengan tugas berprinsip kebaikan, keadilan, dan menghormati orang; dari keharusan untuk menumbuhkan kebajikan yang tepat untuk pekerjaan seseorang; dan tugas relasional umum perawatan dan kasih sayang bahwa etika bisnis yang paling mungkin untuk mengikuti adalah sentralitas otonomi manusia, pilihan, kebebasan, dan tanggung jawab, meramalkan oleh Immanuel Kant.

    Tanggung jawab bisa berarti banyak hal. Tanggung jawab juga mengacu pada sifat karakter, menggabungkan kehati-hatian, keandalan, perhatian dan kasih sayang bagi orang lain, dan integritas dan keberanian untuk membuat tindakan, dengan segala konsekuensinya. Sebuah “tanggung jawab perspektif” pada setiap bidang etika menggabungkan klaim nilai dengan kecenderungan untuk mengevaluasi situasi, kebijakan, dan praktek yang jatuh di dalam bidang dengan cara tertentu. Diharapkan, melalui pertimbangan ini dari tanggung jawab bisnis yang berkaitan dengan lingkungan alam, untuk membuat sketsa garis-garis besar yang ideal dari praktik bisnis yang akanbenar-benar kompatibel dengan kematangan moral semua orang yang terlibat dengan lembaga-lembaga ekonomi yang kita harus berurusan. Dalam bab ini kita akan mencoba untuk menetapkan konfigurasi moral perusahaan bisnis secara keseluruhan dan jika bisnis ternyata menjadi sebuah perusahaan moral, kita akan mencari prinsip-prinsip moral dimana terletak kebaikan.

    1. Aristoteles dan Sistem Kelas Dunia Kuno

    Filsuf Yunani Aristoteles (abad keempat SM) adalah orang pertama yang menyerang dasar-dasar pasar. Dalam buku pertama dari Politik, di mana ia membahas hukum rumah tangga (OEconomica), ia membedakan pekerjaan yang layak (pertanian, peternakan dll) dimana seorang pria dapat mendukung keluarganya dari yang tidak layak (perdagangan dengan ritel dan perbankan). Perdagangan ritel membuat pikiran manusia terfokus pada uang, penimbunan dan mendapatkan lebih banyak yang membuat karakter manusia menjadi buruk. Praktik riba dalam perbankan yang mengumpulkan bunga pinjaman memungkinkan uang untuk membuat lebih banyak uang. Aristoteles begitu toleran terhadap bisnis rakyat. Gereja Roma mengadopsi larangan tentang riba, dan dengan melakukan itu, secara signifikan memperlambat pertumbuhan perdagangan di Abad Pertengahan.

    1. Gerakan monastik dan etos kerja

    Pada 529 AD, St Benediktus mendirikan sebuah biara Kristen di Monte Cassino. Ide Benediktus adalah bahwa alih-alih (hanya) mengemis untuk mendukung kehidupan doa dan meditasi, biarawan harus bekerja di ladang dan di tugas-tugas lain, untuk belajar rendah hati. Pada awalnya, sebagian besar dari mereka berasal dari kelas penguasa, dan bekerja di ladang adalah hal yang paling memalukan. Mereka melakukan pekerjaan ini sebagai bagian dari panggilan mereka, sehingga pekerjaan menjadi mulia dan baik. Etika ini bertentangan dengan etika aristokrat Aristoteles, yang memeluk keras bekerja di dunia sebagai sesuatu yang membosankan dan bahkan suci, dimainkan bagian penting dalam pertumbuhan peradaban industri yang diikuti. [Read More…]

  • Krisis Lingkungan: Katalog Singkat Mengenai Berita Buruk ETIKA LINGKUNGAN

    Menghadapi masalah

    Apa tantangan mengenai lingkungan yang harus ditangani oleh generasi kita? kita tidak bisa mulai memahami masalah lingkungan tanpa dasar yang kuat dalam hal yang sebenarnya dari lingkungan yang sehat dan siklus yang saling berhubungan. Tapi kita harus mengetahui beberapa pengertian tentang masalah utama yang terjadi, jika hanya untuk mencari tahu apa yang perusahaan harapkan untuk menangani masalah dalam waktu dekat dan menengah. Ini hanya sebuah contoh dari masalah lingkungan yang harus segera diselesaikan. Untuk memudahkan, kita akan mengadopsi dari pengertianyang disarankan oleh ahli ekologi dalam, dalam perspektif 8 : kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dapat disamakan dengan kerja kanker dalam tubuh manusia, kanker mematikan, dan dapat membuat orang meninggal. Apa yang sel kanker lakukan sehingga bisa membuat kematian?desakanker3-newscientist-

    Kadang-kadang kanker hanya perubahan metabolisme dari seluruh tubuh. Sama halnya, pelanggaran terhadap lingkungan dan yang paling pertama dalam berita utama, adalah perubahan iklim, pemanasan global dikarenakan efek dari aktivitas manusia. Kita tahu bagaimana itu terjadi. Sebagian panas yang diterima dari matahari tidak diserap di bumi tetapi dipantulkan kembali ke angkasa. atmosfer, terutama gas CO2, karbon dioksida, produk dari respirasi semua makhluk hidup, menangkap beberapa refleksi itu dan mengirimkannya kembali ke bumi sebagai penghangat. Itulah mengapa hidup mungkin tanpa atmosfer, matahari dapat bersinar, namun tidak satupun dari panas yang akan dipertahankan. Itulah yang disebut “masalah” dari efek rumah kaca, dan kita semua hidup di dalamnya. Masalah akan muncul ketika kita terlalu banyak melakukan sesuatu. Ketika CO2 menumpuk di atmosfer, terutama disebabkan oleh bahan bakar, seluruh bumi akan panas.

    Pelanggaran kedua, kita mengenali kanker, yang populasinya semakin banyak, dengan pertumbuhan yang cepat, massa jenis sel tertentu, yang menjadi penting untuk kekebalan tubuh. Jika tidak ada yang lain, sel tersebut dapat digantikan oleh organ lain, pembuluh darah, atau dalam kasus lingkungan, habitat spesies lainnya.

    Jumlah manusia di bumi semakin lama semakin bertambah. Tahun 190-an bias mencapai 2 miliar, tahun 1960 mencapai 3 miliar, tahun 1976 4 miliar, tahun 1989 mencapai 5 miliar, tahun 1999 mencapai 6 miliar. Itu merupakan peningkatan yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Kita juga dapat berekspektasi pada tahun 2020 nanti akan berjumlah 7 miliar orang. Tetapi PBB sememperkirakan hanya aka nada 8,9 miliar orang di tahun 2050. menurut World Development Report , 1,2 miliar orang dari 6 miliar orang yang ada di dunia sekarang ini hidup dengan kurang dari $ 1 per hari, dan 2,8 miliar orang hidup dengan kurang dari $ 2 per hari.

    Sebenarnya, jumlah penduduk harus dimodifikasi untuk memperhitungkan bahwa beberapa dari mereka jauh lebih berbahaya daripada yang lain. Karena manusia menjadi dampak bagi bumi sehingga bumi tidak berfungsi sebagaimana fungsinya, satu manusia satu dampak: manusia yang makmur adalah yang mengkonsumsi banyak unit dari sumber daya yang ada. Selanjutnya, teknologi juga yang menambah penurunan fungsi dari lingkungan yang dapat menyebabkan populasi dari sumber daya yang dikonsumsi. Jika kelebihan jumlah penduduk merupakan pelanggaran kedua, yang ketiga adalah penipisan sumber daya, yang berasal dari monopoli sumber daya tubuh atau bumi. Jika dianalogikan dengan kanker, maka penipisan sumber daya ini sama dengan rusaknya organ-organ dalam tubuh dikarenakan digerogoti oleh kanker. Manusia hanya salah satu diantara jutaan spesies yang ada di bumi, yang menggunakan 40% sumber daya yang ada. Sejak tahun 1950 penggunaan berbagai hasil alam meningkat seperti kayu yang meningkat 3 kali lipat, kertas 6 kali lipat, tangkapan ikan yang meningkat hampir 5 kali lipat, konsumsi gandum 3 kali lipat dan pembakaran bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya tak terbarukan yang meningkat 4 kali lipat. [Read More…]

  • DARI ETIKA MENUJU ETIKA LINGKUNGAN: 8 PRESEPSI ETIKA LINGKUNGAN

    Kewajiban Kita Kepada Lingkungan Alam

    00gunung-lautSemua hewan yang mengalami kesenangan dan rasa sakit, merasa butuh dan merasa puas, berjiwa sosial, dan perlu aturan dan diatur dengan penuh rasa keadilan; bebas, rasional, mampu membedakan kewajiban dan tanggung jawab atas tindakan yang kita lakukan. Dari tiga fakta tentang kita (Manusia Mahluk individu, Sosial dan rasional), kita dapat melihat pola umum kewajiban intra-spesies kita dan sumber konflik kita.

    Sekarang, dapatkah teori-teori etika berlaku untuk alam? dikatakan bahwa kita memiliki kewajiban, dikatakan bahwa hidup kita dalam bisnis merupakan implikasi dari kewajiban khusus tentang apa yang kita lakukan untuk hidup , salah satu kewajiban yang khusus adalah terdapat urusan dengan lingkungan. Terdapat tiga etika umum yang perlu diperhatikan, yaitu etika terhadap hukum dan masyarakat, etika terhadap kesehatan dan generasi penerusnya, dan etika terhadap alam non-manusia. kewajiban kita untuk mematuhi hukum merupkan kewajiban umum kita sebagai warga negara. Bagaimana kewajiban yang akan kita lakukan akan dijelaskan secara lebih rinci dalam pembahasan ini. Tanggung jawab kita untuk menyesuaikan kegiatan kita dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan manusia lainnya dapat dilakukan dengan perhatian atau kasih sayang. Kewajiban kita kepada alam non-manusia dapat dilakukan dngan cara pengelolaan yang tepat, dimana lingkungan kita perlu dirawat, dan manusia yang cerdaslah yang dapat melakukan hal tersebut.

    Mungkin kewajiban kita terhadap lingkungan dapat berubah menjadi mitra; alam adalah cerdik, dan begitu juga kita, dan kapasitas tak terbatas dari manusia dalam hal inovasi menunjukkan keuntungan yang sangat baik dalam sistem yang memberikan penghargaan inovasi berharga. Pada awal tahun 1988, yang merintis tentang Etika Lingkungan, Holmes Rolston III berpendapat bahwa perusahaanharus memperhitungkan integritas lingkungan alam, dan mungkin bertentangan dengan pikiran para eksekutif bisnis, dimana dia berpikiran untuk menggabungkan etika terhadap lingkungan dengan keuntungan perusahaan. Sebagaimana yang akan kita bahas dalam bab selanjutnya (terutama Bab 5 tentang strategi hijau) dimana ada banyak jalan yang tersedia untuk bisnis yang dapat menambah keuntungan menjadi lebih tinggi melalui kerjasama dengan lingkungan. Perusahaan-perusahaan yang terbaik memahami cara kerja dari lingkungan alam akan menjadi posisi terbaik untuk mengambil keuntungan dari peluang-peluang tersebut. [Read More…]

  • Thinking Like a Research

    Berpikir Ilmiah

    think-like-a-detective-produce-like-an-investigative-reporter-8-728

     Bahasa Yang Digunakan Dalam Penelitian

    Bilamana kita melakukan penelitian, kita berusaha mencari tahu mengenai petanyaan “apa”, untuk mengerti, menjelaskan, dan memprediksi fenomena.Kita mungkin ingin menjawab pertanyaan, “Bagaimana reaksi karyawan terhadap jadwal kerja baru yang lebih luwes?” atau “Mengapa harga saham di bursa meningkat lebih tinggi ketika semua indikator-indikator yang lazim menunjukkan bahwa harga saham akan turun?”Bila menghadapi pertanyaan-pertanyaan demikian, kita harus menyepakati rumusan-rumusan.Karyawan yang mana?Reaksi yang bagaimana?Apa yang merupakan indikator-indikator yang utama? Pertanyaan-pertanyaan ini memerlukan pemakaian konsep, konstruk, dan definisi.

    Konsep

    Jika kita harus mengerti dan menyampaikan informasi mengenai objek-objek dan peristiwa-peristiwa, maka diperlukan dasar yang umum untuk itu.Untuk tujuan ini dipakai konsep-konsep.Suatu konsep merupakan sejumlah pengertian atau ciri yang berkaitan dengan berbagai peristiwa, objek, kondisi, situasi dan hal lain yang sejenis. Konsep-konsep diciptakan dengan menggolongkan dan mengelompokan objek-objek atau peristiwa-peristiwa yang mempunyai ciri-ciri yang sama. Bilamana anda memikirkan sebuah spread-sheet dan kartu jaminan yang diabstraksikan menjadi suatu himpunan ciri-ciri yang khusus dan dapat dirumuskan. [Read More…]

  • BUSSINESS ETHIC : ETIKA MANUSIA LINGKUNGAN DAN ALAM & STUDI KASUS PENANGKAPAN IKAN DAN EKSPLOITASI LAUT DI NEW ENGLAND

    MENGAPA STUDI ETIKA?

    why ethics?

    why ethics?

    Anda tahu ” hal yang benar “untuk dilakukan dan bagaimana melakukannya, tetapi Anda benar-benar tidak ingin melakukannya karena konsekuensi yang mengerikan untuk kepentingan Anda. Selain itu  Anda tahu apa yang harus dilakukan, tetapi Anda tidak yakin apa artinya akan terbaik mencapai tujuan. Anda benar-benar tidak tahu apa yang benar. Anda mungkin memiliki pendapat yang kuat, tetapi dalam berurusan dengan orang-orang yang sama yakin di sisi lain, Anda memiliki perasaan tidak enak ini yang mungkin tidak ada jawaban yang tepat sama sekali. Dengan keberuntungan, Anda tidak akan pernah menemukan kasus seperti yang di atas, tapi kami tidak bisa mengandalkan semacam keberuntungan. Dilema menggambarkan beberapa alasan mengapa Anda harus ingin belajar etika:

    1. Pikiran manusia memiliki orientasi yang kuat untuk mempercepat kesimpulan dan menyelesaikan masalah. Tapi itu tidak selalu ide yang terbaik. Untuk setiap masalah yang kompleks, ada solusi yang sederhana. Etika akan membantu Anda menangani kompleksitas.
    2. Prinsip-prinsip etika kadang-kadang menimbulkan konflik. Kita  akan menghabiskan seluruh bagian tentang mengapa ini harus menjadi kenyataan. Ketika mereka lakukan prinsip etika maka akan memecahkan masalah. Ketika Anda tahu dua hal yang bertentangan satu sama lain, Anda harus memiliki beberapa metode analisis untuk melihat dimana konflik terletak dan di mana solusi mungkin berasal dari.
    3. Aplikasi prinsip berubah, perlahan tapi pasti. Apakah  praktek etika akan diterima, dalam hubungannya dengan lingkungan. Pada awal abad kedua puluh, pabrik dibangun di samping sungai sehingga mereka bisa mengosongkan produk limbah mereka tanpa biaya. Sekarang, sungai menjadi menyempit dan akan menimbulkan bahaya. Penduduk sekitar melaksanakan penanaman tumbuhan untuk menyelamatkan sungai mereka.
    4. Jika Anda berada dalam bisnis, Anda mungkin memegang beberapa kode  moral Kode yang memiliki sedikit hubungannya dengan satu sama lain: satu untuk mengatur departemen Anda, satu untuk mengatur hidup dalam rumah tangga , dan satu untuk menginformasikan kehidupan kita sebagai warga negara. Tapi dalam bebearapa tempat kita akan menjadi diri kita sendiri bukan bagian dari suatu kelompok.
    5. Sering kali kita  harus membuat keputusan dalam kehidupan kerja yang memiliki implikasi etis yang serius. Dalam moment krisis saat ini, mudah untuk melupakan  aspek terpusat dari situasi dan keputusan yang harus dibuat. Itu selalu ide yang baik untuk memiliki daftar dari pertimbangan moral penting yang harus masuk ke dalam keputusan.

    [Read More…]

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE